TOKOH TOKOH ISLAM DALAM ILMU PENGETAHUAN
· Nama : Agatha Angelina Ayu Pitaloka
Kelas : Xips-4
Absen : 1
Tanggal:
03/02/2021
AKTIVITAS 1
Tokoh - tokoh Islam yang memiliki keahlian
dalam ilmu pengetahuan di berbagai bidang
1. Ibnu Sina (980-1037)
Ibnu Sina merupakan seorang ilmuwan muslim dunia yang
berkontribusi besar di bidang kedokteran. Pemilik nama lengkap Abu Ali
al-Huseyn bin Abdullah bin Hasan Ali bin Sina ini lahir di bulan shafar 370 H
atau Agustus 980 M. Beliau telah melakukan penelitian besar yang diabadikan
oleh sejarah ilmu kedokteran di dunia.
Ibnu Sina memiliki semangat belajar yang luar biasa, berbagai
bidang ilmu beliau pelajari. Tidak hanya belajar di bidang kedokteran, Ibnu
Sina juga mempelajari bidang teologi dan matematika. Sehingga tidak
mengherankan apabila di usia 16 tahun beliau menjadi pusat perhatian para
dokter pada zamannya.
Tidak hanya itu, Ibnu Sina juga merupakan salah seorang yang
pertama kali menemukan cara pengobatan bagi orang yang sakit dengan cara
menyuntikan obat ke tubuh penderita. Maka tidak heran apabila beliau diberi
julukan al-Ra’s atau puncak gunung pengetahuan.
Semangat belajar dan etos kerja yang tinggi telah membuat Ibnu
Sina menjadi salah satu ilmuwan muslim besar yang penting di dunia. Pada tahun
428 H atau 1037 M Ibnu Sina wafat di Hamdzan, Persia.Meskipun demikan,
karya-karya serta pemikirannya hingga kini masih terus dikembangkan dan
dipelajari para ilmuwan dunia.
2. Al-Khawarizmi (780-850)
Ilmuwan
muslim yang berpengaruh di dunia berikutnya ialah Al-Khawarizmi. Beliau dikenal
sebagai salah satu ilmuwan muslim yang berkontribusi besar di bidang
matematika, geografi dan astronomi. Pemilik nama lengkap Muhammad Ibn Musa
al-khawarizmi ini lahir di Khwarezmia, Uzbekiztan pada tahun 780 Masehi.
Salah satu
penemuan terbesar dari Al-Khawarizmi ialah menciptakan pemakaian Secans dan
Tangen dalam penyelidikan trigonometri dan astronomi. Tidak hanya itu, beliau
juga ahli di bidang yang lain seperti falsafah, aritmatika, musik, geometri,
sejarah islam dan kimia. Al-Khawarizmi juga merupakan seorang tokoh yang
pertama kali memperkenalkan Aljabar dan hisab.
Berbagai
bidang ilmu pengetahuan telah beliau temukan, salah satunya konsep matematika
yang hingga kini masih digunakan. Al-Khawarizmi wafat antara tahun 220 M dan
230 M, sumber lain mengatakan bahwa beliau meninggal pada tahun 266 H atau 850
M di Baghdad.
3. Ibnu al-Nafis (1213-1288)
Ibnu al-Nafis merupakan seorang ilmuwan islam di bidang kedokteran
yang terkenal di dunia. Pada abad ke -13 Masehi Beliau telah mampu merumuskan
dasar-dasar sirkulasi jantung, paru-paru dan kapiler pertama kali di dunia.
Berkat jasanya yang sangat luar biasa tersebut Ibnu al-Nafis dianugerahi Bapak
Fisologi Sirkulasi.
Ibnu al-Nafis lahir di Damaskus atau Suriah pada tahun 1210 dan meninggal dunia di Mesir pada 17 Desember 1288. Selain memberikan kontribusi di bidang kedokteran, Ibnu al-Nafis jugs dikenal sebagai ilmuwan muslim yang serba bisa. Beliau berhasil memperkenalkan sebuah klasifikasi ilmu hadits yang lebih logis.
4. Jabir Ibn- Hayyan (721-815)
Jabir Ibn-Hayyan merupakan
ilmuwan muslim besar yang sering disebut sebagai “the father of modern chemitry”. Beliau seorang ahli
dibidang kimia, fisika, farmasi yang telah mengubah presepsi tentang berbagai
kejadian alam yang pada saat itu dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat
diprediksi.
Beberapa
penemuan-penemuannya di bidang kimia telah menjadi dasar bagi berkembangnya
ilmu kimia moderen saat ini. Tidak hanya itu, Jabir Ibn-Hayyan dapat mengaplikasikan
pengetahuannya di bidang kimia kimia kedalam proses pembuatan logam dan besi.
5. Ibnu Khaldun (1332-1406)
Waliuddin
Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan atau
dikenal Ibnu Khaldun merupakan seorang sejarawan dan sosialogi islam yang
terkenal di dunia. Beliau lahir di Tunisia pada 1 Ramadhan 732 H atau 27 Mei
1332 Masehi.
Sejak kecil
Ibnu Khaldun sudah dikenal sebagai seorang yang hafal Al-Quran. Maka tak heran
apabila beliau mampu melahirkan karya-karya dan pemikiran yang luar biasa.
Hingga kini karya-karyanya di bidang sosiologi islam terus dikembangkan dan
menjadi karya yang monumental.
Perbandingan dengan kenyataan umat islam sekarang
Pada zaman dahulu al Quran benar
benar digunakan sebagai petunjuk kehidupan masyarakat Islam. Sehingga segala
persoalan kehidupan mereka selalu mengacu pada perintah-perintah Allah dan
menjauhi larangannya sebagaimana diajarkan dalam al Quran. Sedangkan umat islam
saat ini banyak yang tidak menggunakan al Quran sebagai petunjuk hidupnya dan
justru melanggar perintah-perintah Allah tanpa memikirkan dosa.
mengapa umat Islam saat ini jauh tertinggal dengan
umat Islam?
karena umat islam saat ini banyak
yang melanggar perintah Allah dengan tidak menjalankan kewajiban beribadah dan
kurangnya kesadaran untuk membaca al Quran, sedang pada zaman dahulu justru
umat yang berama lain banyak yang mengambil ilmu-ilmu dari al quran sebagai
petunjuk
bagaimana solusinya agar umat Islam kembali
menguasai ilmu pengetahuan sama seperti dulu?
Solusinya memperdalam tentang
islam, dan mempelajari hadist walau hanya sedikit agar dapat memiliki wawasan
luas, dan yang terpenting menjalankan kewajiban sholat lima waktu,
Komentar
Posting Komentar